Solo Siap Gelar Konferensi dan Ekspo Kota Pusaka Dunia

Monday, 25 May 2009

Solo Siap Gelar Konferensi dan Ekspo Kota Pusaka Dunia



Berbagai persiapan menyambut Konferensi dan Ekspo Kota-kota Pusaka Dunia (WHCCE) terus dilakukan, salah satunya di Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, Jumat (24/10). Kegiatan yang diikuti lebih dari 350 peserta dari 32 negera ini akan dimulai hari ini hingga 28 Oktober.
/


SOLO, JUMAT- Hingga Jumat (24/10) ini Pemerintah Kota Solo dan panitia sibuk mempersiapkan pelaksanaan Konferensi dan Ekspo Kota-Kota Pusaka Dunia (World Heritage Cities Conference and Expo/WHCCE) wilayah Eropa-Asia. Kegiatan skala internasional yang akan berlangsung mulai Sabtu (25/10) besok hingga Selasa (28/10) itu menghadirkan kesibukan di Pura Mangkunegaran Surakarta dan The Sunan Hotel Solo.

Selama beberapa hari kawasan Pura Mangkunegaran dan The Sunan Hotel Solo, akan menjadi pusat kegiatan WHCCE. Sekitar 400 peserta dari 156 kota dan 32 negara akan hadir di Solo mengikuti WHCCE. "Beberapa sudah datang, mungkin yang lain baru tiba di Solo besok," kata Manager Publikasi dan Promosi WHCC Irfan Suktikno.

Hingga Jumat (24/10) malam ini, sejumlah peserta telah memasuki Kota Solo. Dari data di media center WHCC, 26 dari 32 negara yang akan hadir, telah berada di Kota Solo. Rencananya sekitar 350-400 peserta dari 156 kota di dunia akan menghadiri kegiatan ini.

Sementara itu, kesibukan terlihat di kawasan Pura Mangkunegaran Surakarta dan The Sunan Hotel Solo. Dua tempat di Kota Solo ini akan menjadi pusat kegiatan WHCC. Konferensi akan berlangsung di The Sunan Hotel, sedangkan Ekspo dan Workshop di Pura Mangkunegaran.

Di Pura Mangkunegaraan kesibukan terlihat, mulai dari Pendhapi Ageng, halaman, hingga di luar tembok Pura Mangkunegaran. Di Pendhapi Ageng Mangkunegaran dipajang berbagai furniture antik yang berusia puluhan hingga ratusan tahun seperti almari, tempat tidur, meja dan kursi.

Di halaman dipajang perahu kuno, alat bajak sawah yang kuno serta sejumlah benda-benda kuno. Sementara di luar tembok berdiri puluhan stan, termasuk stan khusus untuk berbagai motif batik dari Solo. Semua sudah siap, ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemkot Solo, Budi Yulistianto.

Kesibukan yang sama juga terlihat di The Sunan Hotel. Selain persiapan 100 kamar untuk peserta WHCCE, manajemen hotel juga mempersiapkan ball room untuk penyelenggaraan konferensi. Bahkan menu makanan untuk peserta juga dipersiapkan.

Untuk menyambut tamu, terutama dari Rusia yang peserta cukup mendominasi, para pegawai hotel dilatih berbagai Rusia dan sastra. Peserta dari Rusia sejak Jumat sudah hadir di Solo. Paling tidak kami bisa berkomunikasi dengan mereka, dan memberikan pelayanan terbaik, ujar Public Relation Manager The Sunan Hotel Solo, Retno Wulandari.

0 komentar: